LOGIX — Panduan Onboarding (Preview)

Versi Client (Eksternal)

Versi1.0
Tanggal19 Juni 2025
UntukCalon client baru — sisi OMS (penjual) & WMS (gudang)
Sifat Rahasia & Terbatas — hanya untuk keperluan onboarding client
StatusDraft untuk review

⚠️ Catatan Layanan Terkelola (Managed Service)

LOGIX adalah platform berpemilik (proprietary) yang disediakan sebagai layanan terkelola (managed service). Dengan menggunakan LOGIX, client memperoleh hak akses & penggunaan atas layananbukan sistem, kode sumber, arsitektur, basis data, maupun mekanisme internalnya.

Sebagian proses integrasi & konfigurasi hanya dapat disiapkan oleh Tim IT Platform dan tidak tersedia sebagai pengaturan mandiri (self-service). Dokumen ini menjelaskan apa yang client lakukan dan apa yang disiapkan platform — bukan cara membangun sistemnya.

Detail teknis (alur internal, struktur data, mekanisme integrasi, dan parameter sistem) tidak diungkapkan dalam dokumen ini dan merupakan kekayaan intelektual platform. Lihat Bab 13 — Ketentuan Kerahasiaan & Hak Atas Layanan.


1. Pendahuluan

1.1 Tujuan Dokumen

Dokumen ini menjelaskan persyaratan, peran, hak, kewajiban, dan alur kerja yang harus dipahami client baru yang ingin menggunakan layanan LOGIX (Gudangku) — baik dari sisi OMS (penjual) maupun WMS (gudang).

Dokumen ini berfokus pada cara mengoperasikan layanan, bukan cara membangunnya. Dokumen menjadi acuan saat onboarding, penyusunan SOP internal client, dan kesepakatan pembagian tanggung jawab antara penjual, gudang, dan platform.

1.2 Tentang LOGIX

LOGIX adalah platform Warehouse Management System (WMS) + Order Management System (OMS) yang mengelola siklus lengkap pergudangan dan pemenuhan pesanan secara real-time:

Inbound (barang masuk) → Stok (penyimpanan) → Outbound (siapkan → kemas → manifest → kirim) → Retur & KomplainTagihanLaporan

LOGIX menghubungkan penjual yang menerima pesanan dari marketplace/omnichannel dengan gudang yang melakukan pemenuhan pesanan, dalam satu layanan terpadu. Seluruh mesin pengolah, integrasi, dan infrastruktur dikelola sepenuhnya oleh platform.

1.3 Dua Aktor Utama

AktorMewakiliSingkatanFokus
PenjualTim marketing & purchasing (seller/brand owner)OMSPenjualan, pengadaan, ketersediaan stok
GudangTim fulfillment / operasional gudangWMSPenerimaan, penyimpanan, pemrosesan & pengiriman pesanan

Satu gudang (WMS) dapat melayani banyak penjual (OMS), dan satu penjual dapat menitipkan stok di beberapa gudang.


2. Definisi & Istilah

IstilahArti
OMS Sisi penjual — tim marketing & purchasing. Memasukkan pesanan, mengelola pengadaan, memantau stok.
WMS Sisi gudang — tim fulfillment yang menjalankan operasional gudang lewat LOGIX.
Platform / Tim IT Platform Penyedia & pengelola layanan LOGIX. Menyiapkan integrasi, akun, dan konfigurasi yang tidak bersifat self-service.
CorporateEntitas perusahaan/penjual.
Warehouse / GudangUnit gudang fisik tempat stok disimpan & pesanan diproses.
InboundProses barang masuk ke gudang.
OutboundProses pesanan keluar dari gudang.
PickingPengambilan barang dari rak ke area pengemasan.
PackingPengemasan, pelabelan, penimbangan; siap kirim.
Manifest Dokumen serah-terima sejumlah pesanan ke kurir dalam satu batch.
SKUKode unik produk (unik per corporate).
RakMedia penyimpanan berlabel posisi.
Stock OpnamePenghitungan ulang stok fisik & penyesuaian dengan catatan.
Mutasi StokRiwayat keluar-masuk stok.
Transfer StokPemindahan stok antar gudang.
Material PackingBahan kemasan (dus, plastik, bubble wrap, lakban).
Contributor Tenaga kerja gudang yang dicatat performanya untuk dasar pengupahan.
Threshold StokBatas minimum/maksimum stok pemicu notifikasi.
Billing / TagihanTagihan jasa gudang dari WMS ke OMS per periode.
Fee PlatformBiaya layanan LOGIX yang dibayar WMS ke platform.

3. Ruang Lingkup Layanan

3.1 OMS (untuk Penjual)

  • Master produk & SKU, product group, harga.
  • Auto-import pesanan dari marketplace (Shopee, Tokopedia, TikTok) — integrasi disiapkan platform, lihat Bab 4.
  • Pembuatan inbound (pengadaan ke gudang).
  • Pemantauan stok real-time, mutasi, nilai stok, rekap bulanan.
  • Notifikasi stok menipis/berlebih (Telegram).
  • Pemantauan & pembayaran tagihan gudang.
  • Laporan performa gudang & status pesanan.
  • Transfer stok antar gudang.

3.2 WMS (untuk Gudang)

  • Pemrosesan inbound (penerimaan s.d. peletakan di rak).
  • Manajemen stok, rak, dan stock opname.
  • Pemrosesan outbound massal (siapkan → kemas → manifest → kirim).
  • Penanganan retur & komplain.
  • Master data: material packing, rak, logistik, bank, harga jasa.
  • Pencatatan tenaga kerja & statistik operasional untuk pengupahan.
  • Penerbitan tagihan ke OMS & pembayaran fee platform.
  • Dashboard real-time.

4. ⚙️ Proses yang Disiapkan oleh Tim IT Platform (Setup Manual)

PENTING: Beberapa proses tidak dapat dikonfigurasi sendiri oleh client dan wajib disiapkan secara manual oleh Tim IT Platform. Client cukup menyediakan informasi/input yang diminta; sisanya dikerjakan platform. Ini memastikan integrasi aman, terstandar, dan tidak dapat direplikasi menjadi sistem mandiri.

ProsesDisiapkan olehInput yang client sediakan
Setting Webhook (integrasi event ke sistem eksternal client)Tim IT Platform URL endpoint tujuan, daftar event yang diinginkan, kredensial verifikasi (bila ada).
Integrasi Marketplace (Shopee / Tokopedia / TikTok)Tim IT PlatformNama & ID toko, hak akses toko, persetujuan otorisasi.
Provisioning Bot Notifikasi (Telegram)Tim IT Platform ID grup/chat tujuan; client melakukan langkah connect final sesuai panduan.
Pembuatan & Pengaturan Akun + Hak Akses (corporate, gudang, role/level user)Tim IT PlatformData perusahaan/gudang, daftar user & perannya.
Aktivasi Modul & Hak Akses Fitur (mis. modul tagihan, fitur tambahan)Tim IT PlatformFitur yang dibutuhkan sesuai paket layanan.
Wiring Dashboard Real-time & Langganan NotifikasiTim IT PlatformGudang/akun yang perlu mengakses dashboard.
Konfigurasi Server, Backup Data, & Parameter SistemTim IT Platform— (sepenuhnya sisi platform).
Integrasi API Logistik/Kurir (bila tersedia)Tim IT PlatformAkun/kerjasama dengan penyedia logistik.

Cara mengajukan setup manual: kirim permintaan ke Tim IT Platform melalui kanal dukungan resmi beserta input yang diminta di tabel atas. Estimasi waktu pengerjaan diinformasikan saat onboarding.

Hal-hal di tabel ini sengaja tidak dibuat self-service demi keamanan, kestabilan, dan perlindungan integritas layanan.


5. Persyaratan Perangkat & Infrastruktur (SOP Perangkat)

Sebelum go-live, setiap gudang (WMS) dan penjual (OMS) wajib menyiapkan perangkat berikut.

PerangkatFungsiWajib bagiCatatan / Spesifikasi minimum
PC / LaptopMengakses dashboard LOGIX (web).OMS & WMSBrowser modern (Chrome/Edge terbaru), RAM ≥ 4 GB, layar ≥ 13".
Printer thermal (label & resi)Cetak label pengiriman & resi marketplace.WMSMendukung kertas thermal label (mis. 100×150 mm).
Printer biasa (Epson/inkjet/laser)Cetak manifest, surat jalan, laporan.WMSPrinter dokumen A4 standar.
Barcode scannerScan SKU/barcode saat inbound, picking, packing; scan resi.WMSUSB/Bluetooth, mendukung 1D (idealnya 2D/QR).
Media penyimpanan (rak) Lokasi penyimpanan stok, wajib berlabel posisi.WMSPenamaan rak konsisten (mis. A-01-01).
Koneksi internet stabilLayanan bersifat real-time; butuh koneksi stabil.OMS & WMSDisarankan koneksi utama + cadangan.
Smartphone (Telegram)Menerima notifikasi; merekam video proof packing (opsional).OMS & WMSAplikasi Telegram aktif.
Timbangan digital (disarankan)Mengisi berat paket saat packing untuk akurasi ongkir.WMSOpsional namun direkomendasikan.
Picking box / keranjang (disarankan)Wadah fisik per batch picking.WMSDiberi kode unik untuk pelacakan.

Catatan SOP: Penyimpangan dari SOP perangkat (mis. rak tanpa label, tidak memakai scanner) berisiko menurunkan akurasi dan meningkatkan salah kirim.


6. Peran & Tanggung Jawab Pengguna

6.1 OMS — Penjual (Marketing & Purchasing)

Pihak penjual yang memiliki barang dan pesanan, namun menitipkan operasional gudang ke WMS. Lingkup akses: 1 corporate — membuat pesanan, membuat inbound, melihat stok, memantau tagihan. Tidak memiliki akses ke proses fisik gudang.

6.2 WMS — Gudang (Fulfillment)

Pihak gudang yang menjalankan operasional fisik. Lingkup akses: 1 gudang — inbound, picking, packing, manifest, shelfing, opname, retur, serta mengelola master data gudang.

6.3 Ringkasan Pemisahan Tanggung Jawab

AktivitasOMSWMSTim IT Platform
Mapping produk & SKU
Membuat pesanan (outbound)✅ (bila perlu)
Membuat inbound / pengadaan(memproses)
Picking / Packing / Manifest
Penyimpanan, rak, stock opname
Retur & komplain✅ (ajukan)✅ (proses)
Penerbitan & pembayaran tagihan✅ (bayar)✅ (terbitkan)
Integrasi (webhook, marketplace, bot)
Akun, hak akses, aktivasi modul

7. Keuntungan Menggunakan LOGIX

7.1 Untuk OMS (Penjual)

KeuntunganPenjelasan
Auto-input pesanan Pesanan marketplace masuk otomatis setelah integrasi toko diaktifkan platform.
Notifikasi stok menipis (out-of-stock) Peringatan otomatis lewat Telegram saat stok menipis/berlebih, berdasar batas yang Anda tentukan.
Sinkronisasi stok ke omnichannelKetersediaan stok ter-update otomatis, mengurangi oversell.
Tagihan per invoice lebih jelasRincian tagihan transparan dan dapat diaudit.
Ketersediaan stok real-timeStok per gudang tampil real-time.
Mutasi stokRiwayat keluar-masuk stok lengkap, dapat di-export.
Nilai stok per gudangPerhitungan nilai inventory per gudang.
Stock summariesRekap stok bulanan (saldo awal & akhir).
Rincian tagihan harianRingkasan transaksi harian.
Fokus ke marketing & pengadaanOperasional gudang ditangani WMS.
Laporan performa gudangOverview pesanan, SLA pengiriman, analitik fast/slow-moving.
Transfer stok antar gudangPemindahan stok dengan pencatatan otomatis.

7.2 Untuk WMS (Gudang)

KeuntunganPenjelasan
Visibilitas pesanan urgent Tahu pasti pesanan yang harus diproses hari ini → kesehatan toko seller terjaga.
Minim salah kirim Picking ber-optimasi + scan barcode + validasi packing + picking box.
Pengupahan tenaga kerja cepat Kontribusi operasional tercatat per orang & dapat di-export untuk payroll.
Statistik material packingPemakaian material kemasan terdata (termasuk Top-5).
Produk OMS lebih tertataMaster produk, group, & lokasi rak rapi.
Proses outbound massal Picking, packing, manifest, tandai-kirim secara batch + import bulk.
Dashboard real-timeRekap per logistik, timeline per jam, rekap per material.
Manifest & cetak label otomatisManifest per logistik otomatis, label tinggal cetak.
Stock opname terstrukturAlur penyesuaian stok yang terdokumentasi.

8. Kewajiban Pengguna

8.1 Kewajiban OMS (Penjual)

  1. Mapping produk & SKU sebelum bertransaksi; konsisten dengan listing marketplace.
  2. Titik retur & alamat pengiriman = alamat gudang.
  3. Bertanggung jawab atas pengadaan/inbound ke gudang tujuan.
  4. Membayar tagihan gudang setiap bulan tepat waktu + bukti pembayaran.
  5. Mengelola ketersediaan stok (pantau, set threshold, pengadaan ulang).
  6. Menyediakan informasi yang diminta untuk integrasi toko (disetup platform).

8.2 Kewajiban WMS (Gudang)

  1. Memproses inbound sesuai SOP (receiving → unpacking → validating → shelfing).
  2. Memproses outbound tepat waktu — tidak ada keterlambatan pengiriman (SLA).
  3. Melakukan stock opname berkala.
  4. Memproses retur & komplain.
  5. Membayar fee platform sesuai ketentuan.
  6. Menginput master data gudang — material packing, rak, logistik, bank, harga jasa (pricing).
  7. Menerbitkan tagihan bulanan ke OMS & memverifikasi pembayaran.
  8. Mendaftarkan tenaga kerja (contributor).

9. Alur Kerja Operasional (End-to-End)

[SETUP AWAL]
  Tim IT Platform: akun, hak akses, integrasi (webhook/marketplace/bot), aktivasi modul
  OMS: produk & SKU, sediakan info integrasi toko, hubungkan Telegram
  WMS: gudang, rak, material packing, logistik, bank, pricing, contributor
        │
        ▼
[INBOUND — Pengadaan]                              (OMS buat → WMS proses)
  OMS  : buat inbound (kirim barang ke gudang)
  WMS  : terima → bongkar/hitung → validasi → letakkan ke rak
        │  (stok masuk ke sistem setelah selesai)
        ▼
[STOK]                                             (OMS pantau, WMS kelola)
  - Stok real-time, mutasi, nilai stok, rekap bulanan
  - Notifikasi stok menipis/berlebih ke OMS (Telegram)
  - Stock opname & penyesuaian (WMS)
        │
        ▼
[OUTBOUND — Pesanan]                               (pesanan masuk → WMS proses)
  Order masuk (auto dari marketplace / manual / import bulk)
  WMS  : siapkan (picking) → kemas (packing) → manifest per logistik → serah kurir → terkirim
        │
        ▼
[RETUR & KOMPLAIN] (opsional)                      (OMS ajukan → WMS proses)
  Komplain (rusak/kurang/salah) → disetujui → kirim ulang / refund
  Permintaan retur → disetujui → barang kembali → stok bertambah lagi
        │
        ▼
[TAGIHAN — Bulanan]                                (WMS terbitkan → OMS bayar)
  WMS  : terbitkan tagihan dari rekap transaksi bulanan
  OMS  : bayar (pilih bank + unggah bukti)
  WMS  : verifikasi (setuju / tolak)
        │
        ▼
[FEE PLATFORM]                                     (WMS → Platform)

10. SOP per Tahapan

10.1 SOP Inbound (WMS) — 4 Tahap Wajib

TahapAktivitasHasil
1. Receiving Terima fisik paket berdasarkan invoice/booking code (bisa batch).Barang diterima.
2. UnpackingBuka paket, hitung qty fisik per item.Qty fisik tercatat.
3. ValidatingCek kecocokan qty & pelabelan.Tervalidasi.
4. ShelfingLetakkan barang ke rak.Selesai → stok masuk ke sistem.

Selisih qty fisik vs qty kiriman wajib dicatat saat unpacking.

10.2 SOP Outbound (WMS)

TahapAktivitasCatatan
PickingAmbil barang dari rak ke area packing.Mendukung strategi batch & optimasi per SKU.
PackingKemas, isi material, timbang, (opsional video proof).Bisa 1-per-1 atau batch; biaya kemasan tercatat otomatis.
Manifest Kelompokkan pesanan siap-kirim per logistik, cetak manifest/label.Satu manifest = satu logistik.
ShippingSerah ke kurir, tandai terkirim (bisa batch).Setelah pickup kurir.

Aturan penting: dalam satu manifest, seluruh pesanan harus memakai logistik yang sama.

10.3 SOP Retur & Komplain

  • Komplain (rusak/kurang/salah) untuk pesanan yang sudah dikirim → WMS setuju/tolak → kirim ulang atau refund.
  • Permintaan retur → disetujui → barang kembali → stok bertambah lagi.

10.4 SOP Stock Opname (WMS)

  1. Buat permintaan penyesuaian (draft).
  2. Proses → setujui/tolak, atau lakukan opname (set qty = hasil hitung fisik).
  3. Selisih tercatat otomatis sebagai mutasi stok.

11. Pembagian Tugas Onboarding: Client vs Tim IT Platform

Tanda [PLATFORM] = disiapkan Tim IT Platform (lihat Bab 4). Client cukup menyediakan input.

11.1 Disiapkan Tim IT Platform

  • [PLATFORM] Pembuatan akun corporate/gudang + hak akses user.
  • [PLATFORM] Integrasi marketplace (Shopee/Tokopedia/TikTok).
  • [PLATFORM] Setting webhook ke sistem eksternal client.
  • [PLATFORM] Provisioning bot notifikasi (Telegram).
  • [PLATFORM] Aktivasi modul/fitur sesuai paket.
  • [PLATFORM] Wiring dashboard real-time & langganan notifikasi.

11.2 Dilakukan WMS (Gudang)

  • Registrasi data gudang (nama, alamat, kode, telepon, logo, zona waktu).
  • Setup rak beserta posisi/slot (penamaan konsisten).
  • Input material packing + harga.
  • Daftarkan logistik & bank penerima.
  • Konfigurasi pricing (fee storage/handling/packing) per corporate.
  • Daftarkan contributor (tenaga kerja).

11.3 Dilakukan OMS (Penjual)

  • Input produk & SKU (+ product group bila perlu).
  • Sediakan info toko untuk integrasi marketplace (disetup platform).
  • Selesaikan langkah final koneksi Telegram sesuai panduan.
  • (Disarankan) Set threshold stok per produk per gudang.
  • Set alamat pengirim/retur = alamat gudang di channel penjualan.
  • Buat inbound pertama untuk mengisi stok awal.

Prasyarat transaksi: pesanan tidak dapat dibuat sebelum produk/SKU terdaftar dan stok awal masuk via inbound. Tagihan tidak dapat dihitung sebelum pricing dikonfigurasi.


12. Model Tagihan (Billing)

LOGIX memiliki dua arah tagihan:

12.1 Tagihan Jasa Gudang: WMS → OMS (bulanan)

1. WMS  : terbitkan tagihan dari rekap transaksi bulanan
2. OMS  : bayar — pilih bank tujuan + unggah bukti
3. WMS  : verifikasi pembayaran (setuju / tolak)
          (ditolak → OMS perbaiki & kirim ulang)
  • Nominal tagihan mengikuti rekap (terkunci).
  • Komponen biaya berasal dari konfigurasi pricing WMS (storage, handling, packing, dll).
  • OMS dapat melihat total tagihan belum lunas & rincian per periode.

12.2 Fee Platform: WMS → Platform

  • WMS membayar biaya layanan LOGIX sesuai ketentuan langganan/komersial.

Prasyarat: tanpa pricing yang dikonfigurasi WMS, tagihan bernilai 0 dan tidak dapat direkonsiliasi.

12.3 Masa Trial, MOU & Biaya Setup

Masa Trial

  • Layanan dimulai dengan masa percobaan (trial) minimal 1 (satu) bulan — dapat berlangsung lebih dari 1 bulan.
  • Trial berlaku hingga MOU (Nota Kesepahaman) diajukan platform dan disepakati kedua pihak.
  • Bulan dimulainya MOU tidak ditetapkan di awal — bisa bulan ke-2, ke-3, dan seterusnya, menyesuaikan kesiapan & kesepakatan. Yang pasti, trial berjalan minimal 1 bulan.

Biaya Setup (terhutang)

  • Biaya setup awal bersifat terhutang selama masa trial — pekerjaan setup dikerjakan lebih dulu dan belum ditagihkan.
  • Biaya setup ditagihkan pada bulan berikutnya setelah masa berbayar dimulai, yaitu ketika salah satu kondisi berikut tercapai (mana yang berlaku lebih dulu):
    1. Layanan mulai dihitung/ditagihkan, atau
    2. MOU disepakati.
  • Pada penagihan pertama, biaya setup yang terhutang ditagihkan bersama tagihan layanan periode pertama.

Ilustrasi waktu:

Trial (≥ 1 bulan)                          Masa Berbayar
│ setup dikerjakan → biaya setup: TERHUTANG (belum ditagih)
│ ...... durasi trial bisa lebih dari 1 bulan ......
│                       ▼ MOU disepakati / layanan mulai dihitung
│                                            ▼ bulan berikutnya
│                          Tagihan #1 = biaya setup (terhutang) + layanan periode-1

13. Ketentuan Kerahasiaan & Hak Atas Layanan

  1. Hak guna, bukan hak milik. Client memperoleh hak mengakses & menggunakan layanan LOGIX. Tidak ada pengalihan kepemilikan atas sistem, kode sumber, basis data, desain, atau arsitektur.
  2. Kekayaan intelektual platform. Seluruh alur internal, mekanisme integrasi, struktur data, parameter, dan teknologi LOGIX adalah milik platform dan dilindungi sebagai rahasia dagang.
  3. Larangan replikasi & rekayasa balik. Client tidak diperkenankan menyalin, merekayasa balik (reverse engineer), atau membangun sistem turunan/pesaing berdasarkan akses, tampilan, dokumen, atau perilaku layanan ini.
  4. Kerahasiaan dokumen. Dokumen ini bersifat rahasia & terbatas; tidak untuk disebarluaskan di luar keperluan onboarding tanpa izin tertulis platform.
  5. Integrasi tetap di sisi platform. Komponen sensitif (webhook, integrasi marketplace, bot, akun, hak akses, parameter sistem) hanya dikelola platform dan tidak diserahkan ke client.

Ketentuan final mengikuti perjanjian kerja sama/komersial yang ditandatangani kedua belah pihak.


14. Perlindungan & Kerahasiaan Data Client

Kepercayaan client adalah prioritas. Bagian ini menegaskan bagaimana data milik client dilindungi selama menggunakan layanan LOGIX. Sementara Bab 13 melindungi platform dari replikasi, bab ini menjamin keamanan data Anda.

14.1 Kepemilikan Data

  • Data tetap milik client. Seluruh data yang Anda masukkan — produk, SKU, stok, pesanan, data penerima/pembeli, transaksi, dan dokumen — sepenuhnya milik client.
  • Platform bertindak sebagai pengelola/pemroses data semata-mata untuk menjalankan layanan, dan tidak mengklaim kepemilikan atas data tersebut.

14.2 Penggunaan Data Secara Terbatas

  • Data hanya digunakan untuk menyediakan & mengoperasikan layanan (memproses pesanan, stok, tagihan, notifikasi, laporan).
  • Platform tidak menjual, menyewakan, atau membagikan data client ke pihak ketiga untuk tujuan komersial/iklan.
  • Pembagian ke pihak ketiga hanya bila: (a) diperlukan untuk menjalankan layanan (mis. kurir untuk pengiriman), (b) atas persetujuan client, atau (c) diwajibkan oleh hukum.

14.3 Isolasi Antar-Client (Multi-Tenant)

  • Data setiap corporate & gudang terpisah dan terisolasi. Satu client tidak dapat melihat data client lain.
  • Akses dibatasi berbasis peran (role-based): OMS hanya melihat data corporate-nya, WMS hanya data gudangnya.

14.4 Keamanan Data

AspekPenerapan
Enkripsi Data sensitif (mis. kredensial & data autentikasi) dienkripsi dengan standar industri; transmisi melalui kanal terenkripsi (HTTPS).
Kontrol aksesAutentikasi berbasis token + hak akses per fitur sesuai peran.
Jejak audit (audit log) Setiap perubahan data penting tercatat (siapa, kapan, apa) untuk akuntabilitas.
Kerahasiaan staf Staf platform terikat kewajiban kerahasiaan (NDA); akses internal dibatasi seperlunya.

14.5 Kerahasiaan Data Pelanggan Akhir

  • Data penerima pesanan (nama, alamat, kontak) diperlakukan rahasia dan hanya dipakai untuk pemrosesan & pengiriman pesanan.

14.6 Backup & Pemulihan

  • Platform melakukan backup data berkala dan memiliki prosedur pemulihan untuk meminimalkan risiko kehilangan data.

14.7 Akses & Portabilitas Data

  • Client dapat mengakses & meng-export datanya sendiri kapan saja (mis. mutasi stok, riwayat transaksi, kontribusi operasional — format CSV).
  • Saat kerja sama berakhir, client berhak meminta salinan (export) seluruh data miliknya.

14.8 Retensi & Penghapusan

  • Data disimpan selama masa kerja sama dan sesuai kebutuhan operasional/hukum.
  • Setelah kerja sama berakhir, atas permintaan client, data dapat dihapus sesuai kebijakan retensi & ketentuan hukum yang berlaku.

14.9 Pemberitahuan Insiden

  • Bila terjadi insiden keamanan yang berdampak pada data client, platform akan memberitahukan client dan mengambil langkah penanganan secepatnya.

14.10 Kepatuhan

  • Platform menjalankan praktik perlindungan data sesuai peraturan yang berlaku, termasuk UU Pelindungan Data Pribadi (PDP) di Indonesia.

Ketentuan rinci (peran sebagai pengendali/pemroses data, lokasi penyimpanan, masa retensi, dan hak audit) mengikuti Perjanjian Pemrosesan Data / perjanjian kerja sama yang ditandatangani kedua belah pihak.


15. SLA & Ketentuan Layanan

Catatan: nilai berikut adalah default yang berlaku dan dapat disesuaikan sesuai kesepakatan komersial.

AspekStandar default
Batas waktu pemrosesan pesanan Pesanan masuk sebelum cut-off 14.00 waktu setempat diproses & dikirim hari yang sama (H); setelah cut-off → H+1.
Akurasi pengirimanTarget salah kirim < 1%.
Pemrosesan inbound Maksimal 2 hari kerja sejak barang tiba di gudang.
Penanganan retur/komplainDirespons maksimal 1 × 24 jam.
Jatuh tempo tagihanDibayar maksimal tanggal 10 setiap bulan.
Waktu setup oleh Tim IT Platform Permintaan integrasi (webhook/marketplace/bot) selesai dalam 3–5 hari kerja.
Uptime layananTarget ketersediaan 99,5% per bulan.

Ketentuan tambahan:

  • Penyimpangan dari SOP perangkat (Bab 5) dapat memengaruhi akurasi & SLA.
  • Keterlambatan pembayaran tagihan/fee dapat berdampak pada kelangsungan layanan sesuai kesepakatan komersial.

16. Lampiran

16.1 Tahapan Status Pesanan (Outbound) — istilah bisnis

Diterima → Disiapkan → Dikemas → Siap Kirim (Manifest) → Dikirim (cabang: Dibatalkan, Komplain, Diretur)

16.2 Tahapan Status Inbound — istilah bisnis

Dibuat → Dikirim → Diterima Gudang → Dibongkar/Dihitung → Divalidasi → Selesai (masuk stok)

16.3 Tahapan Status Tagihan — istilah bisnis

  • Tagihan: Diterbitkan → Dibayar (menunggu verifikasi) → Disetujui / Ditolak

16.4 Peran/Role di Layanan

RoleKeterangan
Super AdminPemilik akun perusahaan — akses penuh dalam lingkup corporate.
OMSUser penjual — pesanan, inbound, stok (lihat), tagihan.
WMSUser gudang — picking, packing, manifest, shelfing, opname.
Client (read-only)Hanya melihat status.

Pengaturan role & hak akses dilakukan oleh Tim IT Platform sesuai kebutuhan client.


Dokumen ini bersifat rahasia & terbatas. LOGIX disediakan sebagai layanan terkelola; komponen integrasi & konfigurasi sensitif disiapkan dan dikelola sepenuhnya oleh Tim IT Platform.

Scroll to Top